Postingan

Menampilkan postingan dengan label PUISI

Ketika Aku Menjadi Manusia

Gambar
Ketika Aku Menjadi Manusia Memang bukan makhluk suci yang bersayap Tak bisa mengubah perkara seketika lenyap Memang hanya makhluk kerdil dengan sejuta perkara Sadarkanlah aku sebagainya Yang keras kepala akan segala perkara yang mengendap di dalam kepala  Menyatulah denganku Tuhan Jernihkan qalbu ini Sandingkan aku dengan mereka Dan ijinkan mereka bersanding di sisiku Kan kubagi perkara ini dengan mereka Dengan canda dan tawa Seketika kulupakan dunia Dan kurangkai kembali mimpi yang nyata. Karya : Abdllh

2 Sinila

Gambar
Sebuah kutipan puisi dari salah satu novel karya El Salman Ayashi, Rz yang berjudul Sinila Pujaan hati... Peganglah janji untuk agungnya cinta Agar engkau bisa terbang dengan sayapmu dan merdeka Terbanglah seumpama panah menuju sasarannya. Cinta tidak akan membelenggu Karena cinta adalah pembebas Dia akan melepaskan ikatan yang menjerat. Cinta adalah pembebas Kendati di dalam percintaan hanya berisi derita dan cawan yang penuh dengan racun Tetap, banyak jiwa mendapatkan kenyamanaan serta kehidupan yang baru Kekasih... Di dalam tali asmara ada banyak racun yang harus diminum  Tapi, mengertilah, semua racun itu berguna menambah kenikmatan Dia yang semula pahit akan berubah menjadi manis, percayalah Wahai pujaan hatiku, Sejatinya, dunia dicipta untuk para pecinta Maka sabar dan tegaklah Dunia ada karena ada cinta Begitu juga aku, aakan selalu memegang janji cinta untukmu Cinta ini tidak bercabang Hanya engkau saja Sampai menetesnya...

1 Sinila

Gambar
Puisi Jawa kutipan saka salah sijine novel karya El Salman Ayashi, Rz ingkang gadah judhul "Sinila" Pepujaning ati, Ugemono janji marang agunging katresnan Bene suwiwine mabur lan mardiko Maburono umpomo  panah pinuju sasaran Tresno nora tahu nyancang Amargo katresnan kuwi kang mbebasake Kang nguculi buhul seng ndadung kahanan Tresno kuwi kang mbebasake Najan sajroning katresnan, saben cawan isine kanelangsan Ananging akeh jiwa oleh kayeman, lan panguripan anyar Pepujaning ati,, Sajroning dalan asmoro, pirang-pirang racun kang kudu diombe Nanging ngertenono, kabeh kangguno nambah kenikmatan asmoro Racun kang roso pahit bakal bubar ambyar, maleh legi koyo gulo Kang wagino.. Sejatine dunyo digawe kanggo kang nandang wuyung Sabarono lan jejeg marep. Dunyo ono amargo ono roso tresno Semono ugo aku, tansah ngugemi janji marang Kakang. Tresnoku ra ono liyo, mung kanggo Kang Wagino Kanthi tumetesing getih akhir. Kanti Katresnan Kang Agung Mardiana ...

Anomali Di Wajahmu

Gambar
Anomali Di Wajahmu Indah... Memang indah... Tak ku tau apa sebab wajahmu begitu indah Ketika kutanya... "Darimanakah lesung pipimu itu?" "Darimanakah cahaya itu ?" "Mengapa mereka enggan untuk bertolak dari wajahmu ?" "Apakah tak pernah ada duri yang menyentuh hatimu ?" Kau selalu menjawab Duri itu hanya diberikan tuhan kepadaku Aku ini orang yang egois Biarlah duri ini aku nikmati sendiri Aku tak sudi berbagi dengan jiwa yang selalu tertawa Semua sudah aku tempatkan pada tempatnya Dalam teruntuk di dalam Luar teruntuk di luar Begitulah kira-kira Aneh memang aneh Wajahmu selalu bersanding dengan waktu Melekat menjadi satu Matahari dan bulan pun ia ikuti Ketika matahari datang Wajahmu menjelma menjadi pelangi Ketika bulan datang Wajahmu menjelma menjaadi bintang Sesekali wajahmu menjadi angin diantara matahari dan bulan Yang meluluh lantahkan kesadaranku Sesekali wajahmu menjadi noda...

Cinta Yang Agung

Gambar
CINTA YANG AGUNG Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih  peduli terhadapnya .... Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia .... Adalah ketika dia mencintai orang lain dan kamu  masih bisa tersenyum sembari berkata "Aku turut berbahagia untukmu" Apabila cinta tidak berhasil Bebaskan dirimu.... Biarkanlah hatimu melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi.... bahwa kamu menemukan cinta dan kehilangannya.... Tapi.... ketika cinta itu mati.... kamu tidak perlu mati bersamanya.... Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang.... Melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh ~Kahlil Gibran~

Janji-Janji Islam II

Gambar
Matilah Untuk Hidup Pada Suatu malam, karena tak dapat tidur, aku teringat bahwa aku mendengar kupu-kupu bicara kepada lilin. Aku cinta padamu, dan aku mengerti bahwa aku akan binasa. Akan tetapi Engkau, mengapa gemetar dan mengapa membakar? Lilin menjawab : pecinta yang menertawakan Madu, teman saya yang manis telah terpisah dariku. Semenjak rasa manisnya jauh dariku, Seperti Farhad, pecinta yang terbunuh, api membakar diriku. Ketika lilin bicara, rasa sedih dari tangisan- tangisan tersebar dimukanya yang pucat Lilin berkata padaku : Engkau hanya pura-pura, Engkau tidak tahu apakah cinta itu. Engkau tidak tahu menderita dan tak tahu menyelamatkan diri, Karena dengan menyentuh api sedikit saja engkau lari Adapun aku, aku tetap, agar dimakan oleh api. Jika api cinta membakar sedikit dari sayapmu, Kamu harus berani membiarkannya terbakar seluruhnya, Dan ketika malam belum menghabiskan saatnya. Seorang wanita mendadak mematikan lilin itu. Ketika ...

Janji-Janji Islam

Tuhan telah menyembunyikan lautan dan mewujudkan buih. Ia telah menyembunyikan angin dan menunjukan debu Bagaimana pasir dapat berhamburan sendiri? Tetapi kau melihat pasir dan tidak melihat angin. Bagaimana buih dapat bergerak tanpa laut Tetapi kau lihat buih dan tidak melihat laut Ahli-ahli sihir, dihadapan para pedagang, megukur sinar bulan dan mendapat upah emas Dunia ini adalah tukang sihir dan kita adalah para pedagang yang membeli cahaya bulan Dikutip dari buku “Janji-Janji Islam (Promesess De l’Islam)” karya Roger Garaudy

Hamba-Mu

Gambar
Hamba-Mu Terkadang wajah ini hanya mampu tertunduk ketika menghadapmu Terkadang mata ini hanya mampu melihat semburat senja Terkadang kaki ini hanya mampu bersimpuh Terkadang mulut ini hanya mampu menggumam Tak datangkah KAU pada hambamu Sebelumnya...... ? Selagi nafas ini masih berhembus Jantungku milikmu.. Hatiku milikmu, Kuasailah diriku, Jangan sampai KAU paksa aku menjadi burung yang terbang dengan satu sayap Jangan sampai KAU hidupkan aku ketika langit malam tak bertaburan kejora Tuntunlah aku

CINTA (II)

Gambar
CINTA (II) Mereka berkata tentang serigala dan tikus Minum di sungai yang sama Di mana singa melepas dahaga Mereka berkata tentang helang dan  hering Menghujam paruhnya ke dalam bangkai yg sama Dan berdamai - di antara satu sama lain, Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu Oh Cinta, yang tangan lembutnya mengekang keinginanku Meluapkan rasa lapar dan dahaga akan maruah dan kebanggaan, Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku Memakan roti dan meminum anggur Menggoda diriku yang lemah ini Biarkan rasa lapar menggigitku, Biarkan rasa haus membakarku, Biarkan aku mati dan binasa, Sebelum kuangkat tanganku Untuk cangkir yang tidak kau isi, Dan mangkuk yang tidak kau berkati (Dari 'The Forerunner) karya : Kahlil Gibran

CINTA (I)

Gambar
CINTA (I) Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta. Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang  ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka. Dan dengan suara lantang dia berkata: APabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia, Walau jalannya sukar dan curam. Dan apabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya. Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu. Dan kalau dia berbicara padamu percayalah padanya. Walau suaranya bisa menggetar mimpi-mimpimu bagai angin utara membinasakan taman. Kerana sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia akan menghukummu. Sebagaimana dia ada untuk menyuburkanmu, demikian pula dia ada untuk mencantasmu. Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-ranting lembutmu yang bergetar dalam cahaya matahari. Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan menggegarkannya di dalam pautanmu pada bumi. Laksana selonggok jagung dia mengh...

Pandangan Pertama

Gambar
PANDANGAN PERTAMA Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya. Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa. Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia. Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan malam, menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.  Itulah benih yang ditaburkan  oleh Ishtar, dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi. Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan. Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan air mengalir menuju syurga dan bumi. Pandangan pertama dari sahabat kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan, "Jadilah, maka terjadilah ia" Kahlil Gibran

Menembus Debu dan Angin

Gambar
Menembus Debu dan Angin Puisi hujan karya: Rayhandi Terjun dari sam'a biru Menembus debu dan angin Hinggap di julangan akar hijau Masuk menyeruak ke kayu akar Membekukan sepi hingga embun Memberi minum hijau yang kering Mengganti layu menjadi segar Mengganti gersang menjadi basah Saat tiba di ujung jalan Rintik jatuh memecah tanah Melayang memukul hampa Membawa semua dingin ke tempat kekasih berada.

Antara Pagi Dan Malam

Gambar
ANTARA PAGI DAN MALAM HARI   TENANGLAH hatiku, karena langit tak pun mendengarkan Tenanglah, karena bumi dibebani dengan ratapan kesedihan. Dia takkan melahirkan melodi dan nyanyianmu. Tenanglah, kerana roh-roh malam tak menghiraukan bisikan rahasiamu, dan bayang-bayang tak berhenti dihadapan mimpi-mimpi. Tenanglah, hatiku. Tenanglah hingga fajar tiba, kerana dia yang menanti pagi dengan sabar akan menyambut pagi dengan kekuatan. Dia yang mencintai cahaya, dicintai cahaya. Tenanglah hatiku, dan dengarkan ucapanku. DALAM mimpi aku melihat seekor murai menyanyi saat dia terbang di atas kawah gunung berapi yang meletus. Kulihat sekuntum bunga Lili menyembulkan kelopaknya di balik salju. Kulihat seorang bidadari telanjang menari-menari di antara batu-batu kubur. Kulihat seorang anak tertawa sambil bermain dengan tengkorak-tengkorak. Kulihat semua makhluk ini dalam sebuah mimpi. Ketika aku terjaga dan memandang sekelilingku, kulihat gunung berapi memuntahkan nyala a...

Kahlil Gibran

Gambar
Berbicalah kepadaku, maukah engkau mengenangku sesudah prahara ini menenggelamkan prahara cinta kita ? Maukah engkau mendengar bisik sayap-sayapku Dalam keheningan malam ? Maukah engkau mendengar arwahku yang Melambai-lambai di atasmu ? Maukah engkau mendengarkan keluh kesahku ? Maukah engkau melihat bayang-bayangku mendekat Bersama bayang-bayang rembang petang dan Menghilang bersama semburat cahaya fajar ? Kahlil Gibran

karya Kahlil Gibran

Gambar
Sia-siakah segala malam yang kita lalui bersama Dalam cahaya rembulan dibawah melati Tempat dua jiwa kita menyatu ? Apakah kita terbang dengan gagah perkasa menuju Bintang- bintang hingga lelap sayap-sayap kita, lalu Sekarang kita turun ke dalam jurang ? Atau tidurkah cinta ketika ia mendatangi kita, Lalu, ketika ia terbangun, Menjadi marah dan memutuskan untuk menghukum Kita ? Ataukah jiwa-jiwa kita mengubah angi n malam yang Sepoi Menjadi angin ribut Yang mengoyak-ngoyak kita menjadi berkeping keping Dan meniup kita bagai debu ke dasar lembah? Dan sekarang, kekasih, apa yang harus kita kerjakan ? Bagaimana kita akan berpisah dan kapan kita akan Bertemu lagi ? Haruskah kita anggap cinta itu seorang tamu asing Yang datang malam-malam Dan meninggalkan kita pagi-pagi ? karya : Kahlil Gibran

Mengharap Kejora

Gambar
Mengharap Kejora Cahaya timur beranjak dari peraduannya Menyapu embun – embun pilu yang telah lalu Menghidupi seisi planet biru Namun apalah daya jika hidupmu Hidupku.... Hidup kita..... Hanya sampai mega dan purnama bertemu Sudahlah jangan kau putar itu dalam tengkorakmu Arungilah lautan nestapa dunia ini Hiruplah debu – debu sengsara Nikmatilah hangatnya neraka dunia Hingga kau sentuh tanah ini dengan dahimu Dan berharaplah air langit kan datang Lalu menghapusnya Namun belum, belum terhapus Mungkin hanya kejora yang mampu menghapus pilumu Namun janganlah banyak berharap Jika hidupmu,,,, Hanya sampai mega dan purnama bertemu karya : DUL

Translate